Blogroll

Universitas Negeri Yogyakarta

Universitas yang terletak di Yogyakarta

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Selasa, 04 April 2017

Massa Jienis Zat

Pernahkah kalian melihat batu tenggelam saat dilempar kedalam air? dan kayu mengapung dikolam?
Tahukah mengapa hal tersebut bisa terjadi?


Pasti rata-rata dari kalian menjawabnya karena batu berat sehingga tenggelam dan kayu ringan sehingga mengapung. Sebenarnya alasan tersebut tidak lah tepat dan terlalu mainstream. Alasan yang sebenarnya ada pada massa jenis benda tersebut.


Setiap benda atau zat memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda. Nah salah satu ciri yang dimiliki oleh suatu zat adalah Massa Jenis.
Pada pembelajaran kali ini, kita akan mengacu pada pendalaman materi, yang bertujuan untuk :
1. Memahami cara mengukur massa jenis pada benda padat beraturan dan tidak beraturan serta berwujud cair
2.  Mengetahui penerapan massa jenis dalam kehidupan
Pembelajaran juga akan dilakukan melalui simulasi percobaan, yang bertujuan untuk :
1. Menentukan massa jenis zat dari suatu bahan
2. Memahami bahwa massa jenis zat adalah ciri khas dari suatu zat
3. Memformulasikan rumus massa jenis zat melalui percobaan

Massa jenis adalah CINTA. Begitulah cara mudah mengingatnya.



Massa jenis suatu zat dirumuskan sebagai massa dibagi volumenya. Jadi, untuk menentukan massa jenis suatu zat cukup mengukur massa dan volume dari zat tersebut. Satuan massa dan volume menurut SI berturut-turut adalah kg (kilogram) dan m3 (meter kubik), sehingga diperoleh satuan massa jenis kg/m3.
Untuk benda padat yang bentuknya beraturan seperti contoh balok ataupun kubus kayu, volumenya dapat dihitung dengan menggunakan rumus volume pada umumnya (seperti panjang x lebar x tinggi), sedangkan massanya dapat diukur dengan neraca atau timbangan seperti pada ilustrasi berikut.

Untuk benda padat yang bentuknya tidak beraturan seperti contohnya batu, volumenya dapat diukur dengan menggunakan gelas ukur, dimana batu tersebut dimasukkan kedalam gelas ukur yang berisi air kemudian jumlah pertambahan volume air pada gelas ukur dari sebelum di tambahkan batu dengan sesudah di tambahkan batu itu adalah volume dari batu tersebut, sedangkan massanya dapat diukur dengan neraca atau timbangan seperti pada ilustrasi gambar berikut ini :

Untuk menentukan massa jenis zat cair, volumenya dapat diukur dengan menggunakan gelas ukur, sedangkan massanya dapat diukur dengan neraca atau timbangan.Selain itu dapat menggunakan pipa U dengan mengukur ketinggian zat cair dalam pipa U kemudian memasukkannya kedalam rumus sperti pada gambar berikut :

Berikut adalah data massa jenis beberapa zat.


Massa jenis itu sendiri memiliki kegunaan dalam kehidupan sehari-hari yaitu :
  1. Orang zaman dahulu membuat perahu dari kayu yang ringan. Meskipun volume kayu besar, tetapi massanya kecil sehingga massa jenisnya kecil. Oleh karena itu, kayu dapat terapung di air. Benda yang massa jenisnya kecil akan terapung dalam air.
  2. Gas helium banyak dipakai sebagai pengisi balon udara. Massa jenis gas helium lebih kecil dibandingkan dengan massa jenis udara. Akibatnya, helium akan selalu naik dan memberi daya angkat pada balon tersebut.
  3. Pesawat terbang dibuat dari bahan aluminium yang massa jenisnya kecil, tetapi kuat. Dengan demikian, pesawat terbang tidak terbebani oleh bahan pembuatnya yang berat.
  4. Dengan menggunakan hidrometer, massa jenis/kadar larutan asam sulfat dalam aki dapat diukur. Jika massa jenis larutan asam dalam aki kurang maka aki harus diisi kembali agar dapat bekerja dengan baik.
Untuk hal yang menakjubkan tentang massa jenis, silahkan amati video berikut ini


    
 Dan untuk lebih memahami tentang perhitungan massa jenis, kalian bisa mencoba dalam ilustrasi berikut.


Lakukan simulasi percobaan Massa Jenis dengan panduan LKPD 1. Massa Jenis berikut ini :


Setelah mendalami materi serta simulasi percobaan maka dapat di simpulkan bahwa:
1. Massa jenis zat padat dapat ditentukan dengan mencari massa dan volume zat tersebut. massa benda bisa dicari dengan neraca, sedangkan volumenya :
a. Benda padat beraturan, dengan rumus volume pada umumnya
b. Benda padat tak beraturan, dengan gelas ukur
Sedangkan massa jenis zat cair di ukur menggunakan pipa U 
2. Massa benda dan Volume benda merupakan faktor yang mempengaruhi massa jenis, dimana massa benda berbanding lurus dengan massa jenis benda sedangkan volume benda berbanding terbalik
3. Massa jenis benda merupakan ciri khas suatu zat
4. Massa jenis benda dapat diformulasikan sebagai massa (kg) di bagi volume (m3)

Selanjutnya untuk lebih memahami tentang perhitungan dan konsep massa jenis maka kerjakanlah soal latihan berikut.


Latihan Massa Jenis - ProProfs

Setelah melalui pembelajaran yang cukup panjang, maka tibalah saatnya untuk evaluasi. Silahkan klik disini untuk log in.

Rabu, 22 Maret 2017

Hukum Hooke

Jika kita menarik sebuah pegas, maka kita akan merasakan seolah-olah pegas juga menarik kita. pernahkah kamu melakukan excercise Tummy Trimmer seperti pada gambar?
Saat kita tarik pegas kearah dada, maka tangan kita akan merasakan tarikan dari pegas, sehingga otot pada tangan akan berkontraksi. hal ini dapat digunakan oleh kita untuk melatih membentuk otot pada tubuh.
Nah, bagaimana hubungan antara gaya tarik yang kita berikan kepada pegas dengan gaya pegas yang menarik otot tangan kita? apakah setiap jenis pegas akan memberikan respon yang sama saat kita tarik?
persoalan ini dapat dianalisis dengan menggunakan Hukum Hook.
Amati video eksperimen Hukum Hook berikut agar kalian dapat memahami hal-hal mendasar terkait gaya pada pegas.

Temukan jawabannya melalui simulasi Hukum Hooks berikut :

Lakukan simulasi percobaan Hukum Hooke dengan panduan LKPD 1. Hukum Hooke berikut ini :



Setelah kamu belajar hukum hooke, mari kita berlatih mengerjakan soal latihan berikut ini
Soal Latihan Hukum Hooke » ProProfs Assessment Tool

Setelah mengikuti latihan soal maka tibalah saatnya kita ulangan materi hukum hooke.
klik disini untuk menuju laman ulangan lalu masukkan username dan password yang telah diberikan.

Selasa, 17 Juni 2014

TINGKATAN ORGANISASI KEHIDUPAN DARI TINGKATAN SEDERHANA SAMPAI TINGKAT YANG KOMPLEKS


NO
Tingkatan organisasi
Definisi
Contoh
1.
Molekul
Suatu kombinasi dari atom-atom
1.      Molekul organic: glukosa (C6H12O6), karbohidrat (CHO), protein (CHON)
2.      Molekul anorganik: air (H2O), oksigen (O2), karbondioksida (CO2)
2.
Organel
Komponen sel denagn fungsi khusus
Lisosom, kloroplas, vakuola, mitokondria, ribosom, retikulum endoplasma,
3.
Sel
Unit terkecil dari makhluk hidup
1.      Sel hewan: sel saraf, sel darah putih, sel darah merah, sel tulang rawan, sel tulang keras, sel otot polos, sel otot lurik, sel otot jantung
2.      Sel tumbuhan: sel palisade, sel spons, sel meristem, sel xylem, sel floem, sel epidermis, sel meristem
4.
Jaringan
Kumpulan sel yang sama yang membentuk funsi khusus
1.      Jaringan hewan: jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan saraf, jaringan penyokong
2.      Jaringan tumbuhan: jaringan parenkim, jaringan kolenkim, jaringan seklerenkim, jaringan meristem, jaringan epidermis
5.
Organ
Struktur dari berbagai jaringan yang membentuk suatu unit fungsional
1.      Organ hewan: mata, jantung, telinga, hidung, ginjal, paru-paru, lambung, otak, usus halus, usus besar, hati
2.      Organ tumbuhan: akar, batang, daun, bunga, biji, buah
6.
Sistem organ
Kumpulan dari organ-organ yang mempunyai fungsi sama, melakukan sebuah fungsi tubuh
1.      Sistem organ hewan: sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem saraf, sistem ekskresi, sistem koordinasi, sistem endokrin, sistem gerak, sistem pernafasan
2.      Sistem organ tumbuhan: sistem transportasi, sistem pelindung, sistem penyokong
7.
Individu
Kombinasi dari sistem-sistem organ yang bekerja sama dalam melakukan kegiatan
1.      Hewan: seekor kambing, seekor ikan mas, seekor tupai, seekor katak, seekor udang, seekor cacing gelang dll
2.      Tumbuhan: satu tumbuhan eceng gondok, satu tumbuhan mawar, satu pohon mangga dll
8.
Populasi
Sekelompok individu sejenis yang tinggal di suatu tempat pada waktu tertentu
Kumpulan ikan mas, kumpulan bayam, kumpulan rumput teki, kumpulan burung gereja dll
9.
Komunitas
Dua populasi atau lebih yang berbeda hidup dan berintegrasi pada suatu area
Komunitas terumbu karang di laut, komunitas ikan di laut, dll
10.
Ekosistem
Komunitas bersama yang mempunyai hubungan timbal balik dengan lingkungan abiotiknya
Ekosistem laut, sawah, aquarium, sungai, kolam, halaman rumah dll
11.
Bioma
Suatu tipe ekosistem rgional denagn komunitas khas/serupa
Bioma gurun, Bioma tundra, Bioma taiga, Bioma hutan hujan tropis, Bioma sabana, Bioma savana, Bioma padang rumput, Bioma stepa, Bioma hutan gugur, Bioma pampa, Bioma hutan lumut

Senin, 26 Mei 2014

Klasifikasi Plantae


HERBARIUM PAKU PEDANG



                Klasifikasi
Kingdom              : Plantae
Divisi                      : Pterydophyta
Kelas                     : Pteridopsida
Ordo                      : Polypodiales
Famili                    : Lomariopsidaceae
Genus                   : Nephrolepis
Spesies                 : Nephrolepis biserrata

                Deskripsi
1). Akar                                : serabut
2). Batang                            : berupa rizoma
3). Daun                               : majemuk
4). Alat reproduksi           : spora
5). Habitat                           : tebing-tebing basah, tanah, diatas batu cadas, tembok dll